<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fun for Future</title>
	<atom:link href="http://vanbigbro.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vanbigbro.wordpress.com</link>
	<description>MAKE YOUR DREAMS COME TRUE</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Feb 2011 15:42:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='vanbigbro.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fun for Future</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://vanbigbro.wordpress.com/osd.xml" title="Fun for Future" />
	<atom:link rel='hub' href='http://vanbigbro.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kisah Tukang Cukur</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/17/kisah-tukang-cukur/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/17/kisah-tukang-cukur/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 12:44:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[cukur]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/17/kisah-tukang-cukur/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kisah ini sudah di baca berkali2 oleh anda. tapi tetap saya tulis disini karena saya sendiri tidak pernah bosan untuk membacanya. Semoga membawa hikmah untuk kita semua. Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=378&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin kisah ini sudah di baca berkali2 oleh anda. tapi tetap saya tulis disini karena saya sendiri tidak pernah bosan untuk membacanya. Semoga membawa hikmah untuk kita semua.</p>
<p>Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.</p>
<p>Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan, dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang TUHAN.</p>
<p>Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya kalau TUHAN itu ada”.<br />
“Kenapa kamu berkata begitu ?” tanya si konsumen.<br />
<span id="more-378"></span><br />
“Begini, coba kamu perhatikan di depan sana, di jalanan…. untuk menyadari bahwa TUHAN itu tidak ada”.<br />
“Katakan kepadaku, jika TUHAN itu ada. Adakah yang sakit? Adakah anak-anak terlantar? Adakah yang hidupnya susah?”.<br />
“Jika TUHAN ada, tidak akan ada sakit ataupun kesusahan”.<br />
“Saya tidak dapat membayangkan TUHAN Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi”.</p>
<p>Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon apa yang dikatakan si tukang cukur tadi, karena dia tidak ingin terlibat adu pendapat.</p>
<p>Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.</p>
<p>Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (Jawa : mlungker-mlungker –Red), kotor dan brewok, tidak pernah dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.</p>
<p>Si konsumen balik ke tempat tukang cukur tadi dan berkata : “Kamu tahu, sebenarnya di dunia ini TIDAK ADA TUKANG CUKUR..!”</p>
<p>Si tukang cukur tidak terima, dia bertanya : ”Kamu kok bisa bilang begitu?”.<br />
“Saya tukang cukur dan saya ada di sini. Dan barusan saya mencukurmu!”</p>
<p>“Tidak!” elak si konsumen.<br />
“Tukang cukur itu TIDAK ADA! Sebab jika tukang cukur itu ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana“, si konsumen menambahkan.</p>
<p>“Ah tidak, tapi tukang cukur itu tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.<br />
“Apa yang kamu lihat itu adalah SALAH MEREKA SENDIRI, mengapa mereka tidak datang kepada saya untuk mencukur dan merapikan rambutnya?”, jawab si tukang cukur membela diri.</p>
<p>“COCOK, SAYA SETUJU..!” kata si konsumen.<br />
“Itulah point utamanya!.. Sama dengan TUHAN.</p>
<p>“Maksud kamu bagaimana?”, tanya si tukang cukur tidak mengerti.</p>
<p>Sebenarnya TUHAN ITU ADA ! Tapi apa yang terjadi sekarang ini.?<br />
Mengapa orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU mencari-NYA. .?</p>
<p>Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.” Si tukang cukur terbengong!!!! Dalam hati dia berkata : “Benar juga apa kata dia..mengapa aku tidak mau datang kepada TUHANKU, untuk beribadah dan berdoa, memohon agar dihindarkan dari segala kesusahan dalam hidup ini..?”</p>
<p>Jika Anda berpikir bahwa TUHAN ITU ADA, sampaikan cerita ini kepada orang lain. Semoga kita selalu mendapat kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup ini.<br />
Amien..</p>
<p>Salam sukses</p>
<p><span id="post_sig">Posted from WordPress for Android</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=378&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/17/kisah-tukang-cukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>[Kisah Sahabat Rasul] Pria Imam Dalam Keluarga</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/14/kisah-sahabat-rasul-pria-imam-dalam-keluarga/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/14/kisah-sahabat-rasul-pria-imam-dalam-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 05:42:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[kisah islami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/14/kisah-sahabat-rasul-pria-imam-dalam-keluarga/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=375&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun.</p>
<p>Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.</p>
<p>Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel?<br />
Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal diluar sana, ia selalu tegas pada siapapun?<br />
Umar berdiam diri karena ingat 5 hal.<br />
<span id="more-375"></span><br />
1. Benteng Penjaga Api Neraka Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat. Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari.<br />
Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh.<br />
Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.</p>
<p>2. Pemelihara Rumah<br />
Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran.<br />
Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi?</p>
<p>Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.</p>
<p>3. Penjaga Penampilan<br />
Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu.</p>
<p>4. Pengasuh Anak-anak<br />
Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.</p>
<p>5. Penyedia Hidangan<br />
Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi dan lalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah- milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami. Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.</p>
<p>Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji. Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.</p>
<p><span id="post_sig">Posted from WordPress for Android</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/375/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=375&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/14/kisah-sahabat-rasul-pria-imam-dalam-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makanan Berserat</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/10/makanan-beserat/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/10/makanan-beserat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 13:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[kEsEhAtan]]></category>
		<category><![CDATA[diet sehat]]></category>
		<category><![CDATA[serat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/10/makanan-beserat/</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana caranya menjaga kesahatan tubuh kita? Pertanyaan yang hampir setiap orang mengtahuinya. Jelas dengan kita berolah raga dan makan-makanan bergizi. Namun apa setiap orang tau pentingnya makanan yang kita asup setiap harinya. Salah satu makanan yang wajib kita konsumsi tiap harinya yaitu serat. Serat ini dapat membantu kita untuk menjaga saluran pencernaan. Ini fungsi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=365&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana caranya menjaga kesahatan tubuh kita? Pertanyaan yang hampir setiap orang mengtahuinya. Jelas dengan kita berolah raga dan makan-makanan bergizi. Namun apa setiap orang tau pentingnya makanan yang kita asup setiap harinya. Salah satu makanan yang wajib kita konsumsi tiap harinya yaitu serat.</p>
<p>Serat ini dapat membantu kita untuk menjaga saluran pencernaan. Ini fungsi yang benar-benar teringar oleh saya dari kecil, namun Hati-hati, kurang serat bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, kanker, dan lain-lain.</p>
<p>Ada empat tanda utama yang perlu diperhatikan saat Anda kekurangan serat.</p>
<p><span id="more-365"></span></p>
<p><strong>#Sembelit</strong><br />
Bila Anda buang air besar kurang dari tiga kali seminggu, feses keras dan kering, Anda pasti sembelit. Sembelit juga bisa terjadi karena kurang olahraga dan pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi. Cegah dengan menambah asupan makanan kaya serat seperti apel wortel, brokoli, dan biji-bijian secara bertahap. Jangan lupa banyak minum air dan berolahraga teratur.</p>
<p><strong>#Berat badan bertambah</strong><br />
Serat membuat kenyang, tetapi tetap nyaman. Bila Anda tidak mengalami perasaan itu konsumsilah 25-35 gram serat per hari.</p>
<p><strong>#Fluktuasi kadar gula</strong><br />
Bila Anda menderita penyakit diabetes melitus (DM) dan sulit mengontrol kadar gula darah, konsultasikan ke dokter. Ada kemungkinan Anda kurang serat. Coba tambahkan produk segar dan makanan tinggi serat ke dalam diet Anda.</p>
<p><strong>#Mual terkait dengan diet</strong><br />
Konsumsi kalori yang sebagian besar diperoleh dari makanan tinggi protein atau rendah karbohidrat tidak hanya menaikkan kolesterol, tetapi juga membuat Anda lemah mual, dan lelah. Karena itu, tingkatkan asupan serat dan kurangi makanan berlemak.</p>
<p>Setelah baca yang diatas ini jelaskan klo tubuh memerlukan serat karena serat memiliki keunggulan bagi kesehatan tubuh. Karena serat mampu menjaga fungsi normal dan pencernaan. Serat diperlukan untuk memperlancar buang air besar, penting untuk metabolisme lemak, baik kolestrol dan trigliserida, serta kadar gula merah.</p>
<p><strong>Berapa banyak si serat yang perlu kita konsumsi tiap harinya?<br />
</strong><br />
Setiap manusia memerlukan serat sekitar 25 gram perharinya. Namun kenyataannya rata-rata manusia masih kurang mengkonsumsi serat dalam jumlah yang cukup. Makanan yang mengandung serat antara lain, beras<br />
mengandung 2,1 serat, jagung I,1 serat, kelapa<br />
1,6 serat. Kacang-kacangan yang terdapat dalam tahu dan tempe, kacang panjang, buncis, kacang merah, kacang hijau mengandung 1,2 gram serat.</p>
<p>Sayuran seperti kangkung, wortel, terung, kol, buncis, bayam, nangka muda, pepaya muda, daun kelor, dan daun singkong mengandung 1,2 gram. Sementara buah-buahan seperti pepaya dan jeruk menyumbang 0,9 gram.</p>
<p>Nah klo makanan nabati ini masih kurang, jangan lupa sama yang ini ager-ager atau jeli. Konsumsi serat dalam bentuk jeli instant dalam bentuk dan warna lebih menggoda. Rasanya pun beragam. Mulai dari manis biasa, coklat, susu, serta rasa buah-buahan yang menyegarkan kan?  Jeli ini tampil dalam bentuk pudding yang beraneka warna serta bentuk bisa pula dalam bentuk minuman. Semua sama nikmat dan menyegarkan hemm yummiiii&#8230;..</p>
<p>semoga bisa membantu kita untuk tetap sehat&#8230;&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/365/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=365&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/06/10/makanan-beserat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/01/15/kiat-sukses-membangun-kepercayaan-diri/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/01/15/kiat-sukses-membangun-kepercayaan-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 07:47:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri Banyak ahli menilai, percaya diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik membangkitkan rasa percaya diri. Dalam dimensi yang sangat luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan atau meraih kesuksesan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=363&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --></p>
<h1><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri</strong></span></span></span></h1>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Banyak ahli menilai, percaya diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik membangkitkan rasa percaya diri.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dalam dimensi yang sangat luas, sukses adalah milik semua orang. Tetapi, tidak semua orang tahu bagaimana cara mendapatkan atau meraih kesuksesan. Kebanyakan orang menilai bahwa kesuksesan adalah milik orang-orang yang ber-IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan memilih spesialisasi yang paling terkenal.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Penilaian ini memang tidak sepenuhnya salah, tetapi kita juga harus melihat fenomena yang lebih luas, bahwa tidak sedikit orang-orang sukses yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Dengan kata lain, IQ tinggi, lulusan sekolah terbaik dan spesialisasi yang terkenal hanyalah bagian dari penunjang kesuksesan.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><span id="more-363"></span><br />
</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Di luar kemampuan itu, ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya dalam memprediksi kesuksesan seseorang; </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>itulah yang kita sebut, antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras, serta kebulatan tekad seumur hidup yang dimilikinya.</strong></span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sebagian pakar menilai bahwa untuk mencapai sukses, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>kematangan pribadi</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> seseorang sangat dibutuhkan. Sebab kematangan pribadi akan mengantarkan seseorang pada sikap optimis dan kesadaran bahwa apa yang dicita-citakannya akan mudah diraih.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Di sisi lain, meraih kesuksesan jelas bukanlah perkara gampang. Ketika kita berusaha untuk meraih apa yang kita inginkan, tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. Ada kalanya seseorang begitu tegar, tetapi tidak sedikit juga yang patah semangat bahkan menyerah karena merasa tidak sanggup menghadapi tantangan yang ada di depannya.<br />
</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Pada saat semacam inilah, rasa percaya diri sangat penting ditumbuhkan. Banyak ahli menilai bahwa percaya diri merupakan faktor penting yang menimbulkan perbedaan besar antara sukses dan gagal. Karenanya, tidak sedikit pula yang memberikan pandangannya mengenai teknik-teknik membangkitkan rasa percaya diri. Berikut ini adalah beberapa kiat guna membangun percaya diri.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Pertama, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>berani menerima tanggung jawab</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Gerald Kushel, Ed.D., direktur </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>The Institute of Effective Thinking</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">, pernah mengadakan penelitian terhadap sejumlah manajer. Dari penelitian tersebut, Kushel menyimpulkan bahwa ia menemukan sifat terpenting yang dimiliki oleh hampir semua manajer yang memiliki kinerja tinggi.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dan sifat tersebut adalah rasa tanggung jawab yang mendorong mereka untuk tampil &#8220;sempurna&#8221; tanpa peduli pada hambatan apapun yang menghadangnya. Sebaliknya, manajer yang berkinerja buruk dan gagal mencapai kapasitas maksimumnya cenderung melimpahkan kesalahannya pada siapa saja.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Kedua, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>kembangkan nilai positif</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Jalan menuju kepercayaan diri akan semakin cepat manakala kita mengembangkan nilai-nilai positif pada diri sendiri. Menurut psikolog Robert Anthony, PhD., salah satu cara untuk mengembangkan nilai-nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan yang mematikan dan menggantinya dengan ungkapan-ungkapan kreatif. Dia menganjurkan membuat peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif dari pernyataan negatif ke pernyataan positif. Misalnya, mengganti kata, &#8220;Saya tidak bisa,&#8221; menjadi, &#8220;Saya bisa!&#8221;</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Ketiga, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>bacalah potensi diri</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Segeralah lacak, gali, dan eksplorasi potensi sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya kepada orang-orang terdekat. Termasuk juga mengikuti psikotes dan mendatangi para ahli seperti psikiater, dokter bahkan kiai untuk melacak potensi kita. Karena bisa jadi sangat banyak potensi yang kita miliki tanpa kita sadari, sehingga tidak berhasil kita gali.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Keempat, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>berani mengambil risiko.</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Keberanian dalam mengambil risiko ini penting, sebab daripada menyerah pada rasa takut alangkah lebih baik belajar mengambil risiko yang masuk akal. Cobalah menerima tantangan, kendati terasa menakutkan atau menciutkan hati. Cari dukungan sebanyak mungkin.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dengan melakukan hal ini, kita akan mendapat banyak peluang yang tak ternilai harganya. Namun jangan lupa, ketika mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Kalau hasilnya tak sesuai dengan keinginan, bisa jadi itulah yang terbaik menurut Allah </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>Azza wa Jalla</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Kalau kita sudah mencoba, maka niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah berani mencoba. Bukankah menaiki anak tangga kelima puluh harus diawali dengan tangga pertama?</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Kelima, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>tolaklah saran negatif.</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Bisa jadi, tidak semua orang di sekitar kita memberikan dorongan, dukungan, dan bersikap positif pada kita. Sebagian dari orang yang ada di sekitar kita mungkin berpikiran negatif. Hal inilah yang tak jarang malah melunturkan rasa percaya diri kita dengan mempertanyakan kemampuan, pengalaman, dan aspirasi-aspirasi kita.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dengan demikian, mungkin ada baiknya jika kita sedikit mengambil jarak dengan sebijak mungkin bila ada pihak-pihak yang mencoba melunturkan kepercayaan diri kita. Keenam, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>ikuti saran positif</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Rasa percaya diri merupakan sifat &#8220;menular&#8221;. Artinya, jika kita dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki cara pandang positif, bersemangat, optimis, dsb, maka kita memiliki kecenderungan untuk meniru sifat tersebut.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Karena itu, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita harus mulai senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang-orang yang percaya diri akan berbeda dibandingkan bergaul dengan orang-orang yang gagal. Sebab bergaul dengan orang-orang yang percaya diri, Insya Allah semangatnya akan menular kepada diri kita.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Ketujuh, </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>jadikan keresahan sebagai kawan</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Banyak peristiwa atau saat-saat dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan, tinggikan kewaspadaan, dan kembangkan pancaindera. Daripada menyia-nyiakan energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu secara tegas dan efektif.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya kepercayaan diri akan bertambah dengan memperkokoh ibadah dan doa, karena doa dan ibadah dapat mengundang pertolongan Allah. Semakin kokoh ibadah kita, shalat kita, makin kuat doa-doa kita, dan keyakinan kita dengan pertolongan Allah, maka itu bisa meningkatkan percaya diri.</span></span></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Kita harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benar-benar dengan perhitungan dan pertimbangan Yang Mahacermat. Seperti di firmankan Allah SWT dalam Quran surat at-Tiin ayat 4, &#8220;</span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>La qad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">&#8221; (Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya). </span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>Wallahu a`lam.</em></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">n deny riana/mqp</span></span></span></p>
<p><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sumber : http://www.republika.co.id/</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/363/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/363/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=363&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2010/01/15/kiat-sukses-membangun-kepercayaan-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sehat Dengan Cara Makan Yang benar</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/09/02/sehat-dengan-cara-makan-yang-benar/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/09/02/sehat-dengan-cara-makan-yang-benar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 03:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[kEsEhAtan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=354</guid>
		<description><![CDATA[Siapa yang tidak mau hidup sehat, badan fit selalu dan tidak sakit-sakitan di hari tua? Semua orang pasti ingin menjalani kehidupan sehat jasmani dan rohani. Untuk mencapai ini dapat ditempuh dengan berbagai cara salah satunya pola makan kita. Klo kata para ahli, biar badan kita sehat selalu kita haru makan makanan dengan gizi seimbang. Katanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=354&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Siapa yang tidak mau hidup sehat, badan fit selalu dan tidak sakit-sakitan di hari tua? Semua orang pasti ingin menjalani kehidupan sehat jasmani dan rohani. Untuk mencapai ini dapat ditempuh dengan berbagai cara salah satunya pola makan kita. Klo kata para ahli, biar badan kita sehat selalu kita haru makan makanan dengan gizi seimbang. Katanya lagi makan kita harus makan makanan yang bukan hanya mangandung banyak kalori tetapi juga nutrisi. Nah dibawah ada artikel yang saya ambil dari kapanlagi.com. Silakan dibaca n jangan lupa dipraktikan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">1. <strong>Konsumsi Makanan Yang Kaya Nutrisi</strong></span>. Dibutuhkan 40 jenis nutrisi untuk membuat tubuh Anda tetap sehat. Dan satu jenis makanan saja tak bisa mencukupi asupan semua jenis ini. Pilihan makanan sehari-hari Anda seharusnya mencakup karbohidrat dan produk padi-padian penuh lainnya,buah-buahan, sayuran, produk susu serta daging, ikan atau makanan yang mengandung protein lainnya. Seberapa banyak makanan yang perlu seharusnya Anda makan tergantung dari kalori yang dibutuhkan tubuh Anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><!--Lanjut...--><span style="color:#ff0000;">2. <strong>Konsumsi Padi-Padian Penuh, Buah dan Sayuran</strong>.</span> Survey menunjukkan kalau kebanyakan orang tak cukup mengkonsumsi jenis makanan ini. Apakah Anda sudah menyantap 6-1 porsi nasi atau sereal, apakah 3 porsi dari jenis yang Anda makan ini termasuk padi-padian penuh? Apa Anda sudah menyantap makanan yang terdiri dari 2-4 porsi buah dan 3-5 porsi sayuran? Jika Anda termasuk yang tak menikmati jenis makanan ini sebelumnya, maka mulai saat ini beri kesempatan pada diri Anda untuk mencicipinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-354"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">3. <strong>Atur Berat Badan Seimbang</strong>.</span> Berat badan yang sesuai untuk Anda tergantung pada banyak faktor, termasuk jenis kelamin, tinggi badan, usia dan keturunan. Kelebihan berat berat badan membuat tekanan darah Anda meningkat, menyebabkan sakit liver, stroke, diabetes, dan beberapa jenis kanker atau penyakit lainnya. Tapi memiliki tubuh terlalu kurus juga bisa menyebabkan osteoporosis, ketidakseimbangan menstruasi dan masalah kesehatan lainnya. Jadi berat badan seimbang sangat mempengaruhi kesehatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">4. <strong>Makan Dalam Ukuran Yang Layak</strong>.</span> Jika Anda mempertahankan ukuran porsi Anda yang masuk akal, lebih mudah untuk menyantap makanan yang Anda inginkan supaya Anda tetap sehat. Apa Anda tahu rekomondasi makanan masak yang disajikan adalah 3 ons. Ukuran sedang buah-buahan adalah satu porsi dan satu cangkir pasta yang seimbang dua porsi, dan 4 porsi es krim.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">5. <strong>Makan Secara Teratur</strong>.</span> Melewatkan jam makan hanya akan membuat kontrol rasa lapar hilang, bahkan hasilnya malah jadi rasa lapar yang berlebihan. Saat Anda merasa lapar, itu juga berarti Anda melupakan soal nutrisi dalam makanan Anda. Menyantap camilan di antara jam makan satu-satunya cara yang dapat membantu Anda mengatasi rasa lapar, tapi jangan makan camilan berlebihan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">6.<strong>Kurangi, Bukan Membatasi Porsi Makan</strong>.</span> Kebanyakan orang menyantap makanan untuk menyenangkan diri. Jika makanan favorit Anda jenis yang tinggi lemak, garam atau gula, kunci untuk menjadikannya layak. Periksa terlebih dahulu kandungan dalam diet makanan Anda dan ubahlah jika itu perlu. Bagi orang dewasa yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak atau produk susu penuh dalam setiap makanan mereka, sebenarnya sudah menyantap terlalu banyak lemak. Manfaatkan daftar nutrisi dalam label makanan untuk membantu Anda menyeimbangkan pilihan makanan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">7. <strong>Seimbangkan Pilihan Makanan Anda Setiap Saat</strong>.</span> Tak semua makanan harus sempurna. Saat Anda menyantap makanan tinggi lemak, garam atau gula, pilih yang bahan-bahannya paling rendah. Jika Anda melewatkan kelompok makanan ini dalam sehari, perbaiki di hari berikutnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">8. <strong>Mengetahui Kesulitan Program Diet Anda</strong>.</span> Perbaiki kebiasaan makan Anda, pertama kenali apa yang salah dengan pola makan Anda. Tuliskan apapun yang Anda makan dalam tiga hari, lalu periksa daftar tersebut dan cocokkan dengan tips ini. Apa Anda terlalu banyak menyantap mentega, saus, krim atau salad? Dari pada menghilangkannya sama sekali, lebih baik kurangi porsi Anda. Apa Anda merasa tak puas dengan menyantap buah dan sayuran? Jika tidak, Anda mungkin melewatkan nutrisi vital dalam makanan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">9. <strong>Buat Perubahan Secara Bertahap</strong>. </span>Tak pernah ada &#8216;makanan super&#8217; atau diet sehat yang mudah, jangan mengharapkan bisa langsung menghapus kebiasaan makan Anda dalam semalam. Mulai lah melakukan perubahan setahap demi setahap hingga mencapai hasil positif, dan jadi kebiasaan pola makan sehat sepanjang hidup. Untuk lebih mudahnya, jika Anda tak menyukai susu tanpa lemak, coba susu redah lemak. Pada akhirnya mungkin Anda juga akan menyukai susu tanpa lemak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">10. <strong>Ingat, Makanan Bukan Sebuah Kebiasaan Buruk</strong>. </span>Pilih makanan yang didasarkan pada pola makan total Anda, bukan berdasarkan &#8216;baik&#8217; atau &#8216;buruk.&#8217; Jangan merasa bersalah jika Anda menyukai makanan seperti pie, kripik kentang, cokelat atau es krim. Makan secara layak, dan pilih makanan lain yang dapat menyeimbangkan gizi Anda dan beragam yang lain, yang baik untuk kesehatan Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/354/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/354/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=354&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/09/02/sehat-dengan-cara-makan-yang-benar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gas Alam</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/gas-alam/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/gas-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 09:54:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[ke--Teknik--an]]></category>
		<category><![CDATA[gas alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=349</guid>
		<description><![CDATA[GAS ALAM Komposisi Gas alam seperti juga minyak bumi adalah bahan bakar fosil yang merupakan senyawa hidrokarbon (CnH2n+2) dan terdiri dari campuran beberapa macam gas hidrokarbon yang mudah terbakar dan non-hidrokarbon seperti N2, CO2 dan H2S. Umumnya gas yang terbentuk sebagian besar dari metan (CH4), dan dapat juga etan (C2H6) dan propan (C3H . Gas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=349&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">GAS ALAM</p>
<p><strong>Komposisi </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Gas alam seperti juga minyak bumi adalah bahan bakar fosil yang merupakan senyawa hidrokarbon (C<sub>n</sub>H<sub>2n+2</sub>) dan terdiri dari campuran beberapa macam gas hidrokarbon yang mudah terbakar dan non-hidrokarbon seperti N<sub>2</sub>, CO<sub>2</sub> dan H<sub>2</sub>S. Umumnya gas yang terbentuk sebagian besar dari metan (CH<sub>4)</sub>, dan dapat juga etan (C<sub>2</sub>H<sub>6)</sub> dan propan (C<sub>3</sub>H<sub> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </sub>.</p>
<p style="text-align:justify;">Gas alam yang didapat dari dalam sumur bumi, biasanya bersama dengan minyak bumi. Gas ini disebut sebagai <em>gas associated</em>. Ada juga sumur yang khusus menghasilkan gas, sehingga gas yang dihasilkan disebut <em>gas non associated</em>. Setelah dikeluarkan kepermukaan bumi, gas diproses untuk menghilangkan <em>impurities</em> seperti air, gas-gas lain, pasir dan senyawa lain. Beberapa gas hidrokarbon seperti propan (C<sub>3</sub>H<sub>8</sub>) dan butan (C<sub>4</sub>H<sub>10</sub>) dipisahkan dan dijual secara terpisah. Setelah diproses, gas alam yang bersih ditransmisikan ke titik-titik penggunaan melalui jaringan pipa yang jauhnya dapat mencapai ribuan kilometer. Gas alam yang dikirim melalui pipa tersebut merupakan gas alam dalam bentuk murni dan gas alam yang dikirim tersebut merupakan <em>&#8216;dry gas&#8217;</em>. </p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-349"></span></p>
<table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="573">
<tbody>
<tr>
<td width="206">
<p align="center"><span lang="SV">Nama Gas</span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">Senyawa</span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">komposisi</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Metana</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">CH<sub>4</sub></span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">70-90%</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Etana</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">C<sub>2</sub>H<sub>6</sub></span></p>
</td>
<td rowspan="6" width="183">
<p align="center"><span lang="SV">0-20%</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Propana</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">C<sub>3</sub>H<sub>8</sub></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">iso-Butana</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">IC<sub>4</sub>H<sub>10</sub></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">normal-Butana</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">nC<sub>4</sub>H<sub>10</sub></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">iso-Pentana<span>  </span></span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">IC<sub>5</sub>H<sub>12</sub></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">normal-Pentana<span>  </span></span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">nC<sub>5</sub>H<sub>12</sub></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span>Karbondioksida</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span>CO<sub>2</sub></span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">0-8%</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Oksigen</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span>O<sub>2</sub></span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">0-0.2%</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Nitrogen</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">N<sub>2</sub></span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">0-5%</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="206"><span lang="SV">Hidrogen Sulfida</span></td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">H<sub>2</sub>­S</span></p>
</td>
<td width="183">
<p align="center"><span lang="SV">0-5%</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:left;"><span lang="SV">Tabel 1 Komponen Gas Alam</span></p>
<p><strong><span lang="SV">Reaksi Pembakaran </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">Sebagai contoh pembakaran, gas yang digunakan adalah metan. Metan adalah molekul yang dibentuk oleh satu atom karbon dan empat atom hidrogen sebagai CH<sub>4</sub>. Pembakaran gas metan terjadi secara kimiawi yaitu dengan terjadinya reaksi antara metan dan oksigen yang hasilnya berupa karbon di-oksida (CO<sub>2</sub>), air (H<sub>2</sub>O) ditambah sejumlah besar energi (energi sebagai pemicu terjadinya pembakaran), sebagaimana persamaan be-rikut :</span></p>
<p><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><span><img src="/DOCUME~1/srp03/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="" width="51" height="12" /></span><span lang="SV">CH<sub>4</sub>[g] + 2 O<sub>2</sub>[g]<span>             </span><span>   </span><span>   </span>CO<sub>2</sub>[g] + 2 H<sub>2</sub>O[50] + 891 kJ</span></p>
<p><span lang="SV">Untuk analisa lanjut jumlah energi yang terkandung dalam tiap jumlah tertentu dari gas alam ini dapat di analisa secara teoritis dengan memberikan asumsi dasar bahwa gas tersebut adalah gas ideal.</span></p>
<p><span lang="SV">              PV = nRT</span></p>
<p><span lang="SV">                 U = c<sub>v</sub> nRT</span></p>
<p><span lang="SV">P : tekanan<span>                             </span>R : konstanta gas 8.314 J K<sub>­</sub><sup>-1</sup>mol<sup>-1</sup></span></p>
<p><span>V : volume<span>                               </span>T : temperature absolut</span></p>
<p><span lang="SV">n : jumlah gas dalam mol<span>       </span>c<sub>v</sub> : konctanta volumetrik</span></p>
<p><span lang="SV"> </span></p>
<p><strong><span>Proses Pemisahan Gas Alam</span></strong></p>
<p><span>Untuk mendapatkan gas alam yang dapat digunakan dan didistribusikan maka gas alam tersebut melalui beberapa proses secara umum yaitu:</span></p>
<p><span><span>1.<span>      </span></span></span><span><span>Purifikasi (pemurnian)</span></span></p>
<p><span><span>2.<span>      </span></span></span><span><span>Separasi (pemisahan)</span></span></p>
<p><span><span>3.<span>      </span></span></span><span><span>Liquefaction (pencairan) untuk gas yang didistribusikan dalam bentuk cair</span></span></p>
<p><span>Secara detail, proses tersebut dapat dilihat pada diagram dibawah ini</span></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-350" title="proses" src="http://vanbigbro.files.wordpress.com/2009/04/proses.jpg?w=300&#038;h=237" alt="proses" width="300" height="237" /></p>
<p> </p>
<p align="center"><span lang="SV">Gambar 1. Diagram alur proses pemurnian dan pemisahan gas alam </span></p>
<p><strong><span lang="SV">Transportasi</span></strong></p>
<p><span lang="SV">Pada dasarnya sistem transportasi gas alam meliputi :</span></p>
<ul style="text-align:justify;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span>Transportasi      melalui pipa salur.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Transportasi dalam bentuk Liquefied Natural Gas      (LNG) dengan kapal tanker LNG untuk pengangkutan jarak jauh.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Transportasi dalam bentuk Compressed Natural Gas      (CNG), baik didaratan dengan road tanker maupun dengan kapal tanker CNG di      laut, untuk jarak dekat dan menengah (antar pulau).</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Emisi dan Efisiensi Gas Alam </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Efisiensi pembakaran gas alam lebih tinggi daripada bahan bakar fosil lainnya, hal ini dikarenakan setiap bahan bakar yang terbakar berupa fase gas, jadi jika kita membakar minyak maka memerlukan energi untuk merubah menjadi gas baru terjadi proses pembakaran. Tidak seperti bahan bakar minyak dan batubara, emisi gas dari pembakaran gas alam jauh lebih rendah daripada bahan bakar fosil lain karena emisi Nitrogen Oksida (NOx), Sulfur Dioksida (SO<sub>2</sub>), dan karbon yang dihasilkan jauh lebih rendah daripada standar emisi. Bahan bakar minyak dan batubara juga menghasilkan partikel debu ke udara. Tabel 2 adalah tabel tingkat emisi bahan bakar fosil dalam pon/miliar Btu dari input energi.</span></p>
<table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Polutan</span></strong><strong></strong></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Gas Alam</span></strong><strong></strong></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Minyak</span></strong><strong></strong></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Batubara</span></strong><strong></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Karbondioksida (CO<sub>2</sub>)</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>117.000</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>164.000</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>208.000</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Karbonmonoksida   (CO) </span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>40</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">33</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">208</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Nitrogen Oksida   (NOx)</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>92</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">448</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">457</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Sulfur Dioksida   (SOx)</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">1</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">1.112</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">2.591</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Partikel</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">7</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">84</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">2.744</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span>Merkuri</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">0</span></p>
</td>
<td width="132" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">0.007</span></p>
</td>
<td width="139" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">0.016</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">Tabel 2 Tingkat Emisi Bahan Bakar Fosil (Pound/ Miliar BTU)<strong></strong></span></p>
<p><strong><span lang="SV">Teknologi </span></strong></p>
<p><strong><span lang="SV">Teknologi Analisa</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">Dalam menganalisa kandungan kimia pada gas dapat digunakan Gas Cromatography. Alat ini digunakan untuk mengetahui kandungan kimia organik untuk proses pemisahan persenyawaan yang dapat diuapkan tanpa dekomposisi senyawa tersebut. Alat ini dapat menditeksi berbagai macam parameter yang dapat dilihat dari komputer dengan berbagai perangkat lunak untuk menganalisis data-data yang didapat. </span></p>
<p><span lang="SV">Parameter yang dapat dilihat yaitu:</span></p>
<p><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">flame ionization detector (FID) </span></span></p>
<p><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">thermal conductivity detector (TCD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">discharge ionization detector (DID), electron capture det</span></span><span>ector (ECD), </span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>flame photometric detector (FPD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>flame ionization detector (FID)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>Hall electrolytic conductivity detector (ElCD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>helium ionization detector (HID)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>nitrogen phosphorus detector (NPD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>mass selective detector (MSD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>photo-ionization detector (PID)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>pulsed discharge ionization detector (PDD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span><span>·<span>         </span></span></span><span><span>thermal energy(conductivity) analyzer/detector (TEA/TCD)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Pada alat ini juga dapat mengetahui nilai GHV (<em>Gross Heating Value</em>) dengan cara komputasi pada komposis senyawa gas khususnya senyawa karbon (jumlah atom karbon).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Gas dapat dihitung pada temperatur dan tekanan normal yang biasa ditulis dengan satuan <em>cubic feet</em>. Pada produksi dan distribusinnya gas alam biasa dihitung dengan dalam <em>thousands of cubic feet </em>(Mcf), <em>millions of cubic feet </em>(MMcf), <em>billions of cubic feet </em>(Bcf), atau <em>trillions of cubic feet </em>(Tcf). Sedangkan untuk menunjukkan jumlah energi yang terkandung didalamnya biasa di tulis dengan satuan British thermal unit (BTU). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Teknologi Pembakaran</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span lang="SV">Gas turbine</span></em><span lang="SV"> untuk pembangkit listrik menggunakan gas alam sebagai bahan bakarnya untuk menghasilkan gas yang menggerakan dan memberikan tekanan pada turbin agar berputar.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span lang="SV">Boiler</span></em><span lang="SV"> kecil biasanya berupa <em>horizontal fire tube package boiler</em> menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk menghasilkan uap yang dapat digunakan untuk proses industri</span></p>
<p style="text-align:justify;"><em><span lang="SV">Heat Recovery Steam Generator</span></em><span lang="SV"> (HRSG) ini menggunakan gas buang dari turbin gas untuk memanaskan ruang bakar dan memanfaatkan gas alam sebagai bahan bakar tambahan saat panas didalam ruang bakarnya kurang.</span></p>
<p><strong><span lang="SV">Teknologi Penyimpanan</span></strong></p>
<p><strong><span>LNG </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span>Gas alam cair (Liquefied Natural Gas, LNG) adalah gas alam yang telah diproses untuk menghilangkan ketidakmurnian dan hidrokarbon berat, kemudian dikondensasi menjadi cairan pada tekan atmosfer dengan mendinginkannya sekitar -160° Celcius. </span><span lang="SV">LNG ditransportasi menggunakan kendaraan yang dirancang khusus dan ditaruh dalam tangki yang juga dirancang khusus. LNG memiliki isi sekitar 1/640 dari gas alam pada Suhu dan Tekanan Standar, membuatnya lebih hemat untuk ditransportasi jarak jauh di mana jalur pipa tidak ada.</span></p>
<p><strong><span lang="SV">CGN</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">Gas alam terkompresi (Compressed natural gas, CNG) digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor (BBG) dimana<span>  </span>gas alam berupa metana (CH<sub>4</sub>) dikompresikan dan disimpan pada bejana tekan (Tangki Penyimpanan). Gas metan yang tersimpan pada tangki memiliki tekanan yang dapat mencapai 200 bar sehingga diperlukan tangki penyimpanan khusus yang mampu bekerja sampai tekenan tersebut. Teknologi terbaru Desain terbaru tangki CNG menggunakan lapisan alumunium dengan diperkuat oleh <em>fiberglass</em> karena CNG lebih ringan.</span></p>
<p><strong><span lang="SV">LPG</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">LPG (Liquefied Petroleum Gas) adalah gas hidrokarbon yang dicairkan dengan tekanan untuk memudahkan penyimpanan, pengangkutan, dan penanganannya yang pada dasarnya terdiri atas propana (C<sub>3</sub>H<sub>8</sub>), butana (C<sub>4</sub>H<sub>10</sub>), atau campuran keduanya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">Metode penyimpanan dengan cara <em>”Natural Gas Underground Storage”</em> yaitu suatu ruang besar dibawah tanah (<em>salt dome</em>) yang berbentuk kubah terdiri dari <em>reservoir</em>.<span>  </span>Hal ini sangat tepat untuk negeri empat musim. Pada musim panas saat pemakaian gas untuk pemanas jauh berkurang (low demand), gas alam diinjeksikan melalui kompresor-kompresor gas kedalam kubah didalam tanah tersebut. Pada musim dingin, dimana terjadi kebutuhan yang sangat signifikan, gas alam yang disimpan didalam kubah bawah tanah dikeluarkan untuk disalurkan kepada konsumen yang membutuhkan. Bagi perusahaan (operator) penyedia gas alam, cara ini sangat membantu untuk menjaga stabilitas operasional pasokan gas alam melalui jaringan pipa gas alam.</span></p>
<p><strong><span lang="SV">Pemanfaatan</span></strong></p>
<p><span lang="SV">Secara garis besar pemanfaatan gas alam dibagi atas 3 kelompok yaitu :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">Gas alam sebagai bahan bakar, antara lain sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas/Uap, bahan bakar industri ringan, menengah dan berat, bahan bakar kendaraan bermotor (BBG), sebagai bahan bakar rumah tangga.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">Gas alam sebagai bahan baku, antara lain bahan baku pabrik pupuk, petrokimia, metanol, bahan baku plastik (LDPE = low density polyethylene, LLDPE = linear low density polyethylene, HDPE = high density polyethylen, PE= poly ethylene, PVC=poly vinyl chloride), dan bahan pemadam api ringan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">Gas alam sebagai komoditas energi untuk ekspor, yakni Liquefied Natural Gas (LNG).</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"><span>·<span>         </span></span></span><span><span lang="SV">LPG digunakan sebagai pengganti freon, aerosol, bahan pendingin (refrigerant/cooling agent), kosmetika, bahan bakar.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Penggolongan LPG menurut penggunaannya </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>o<span>        </span></span></span><span><span lang="SV">LPG Mix, merupakan campuran antara propana (C 3 H 8 ) dan butana (C 4 H 10 ) dengan komposisi antara 70-80% dan 20-30% volume dan ditambahkan oleh odoran/ pembau (mercaptant). Umumnya digunakan sebagai bahan bakar untuk rumah tangga. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>o<span>        </span></span></span><span><span lang="SV">LPG Propana, merupakan LPG yang mengandung propana 95% volume masing-masing dan ditambahkan dengan odoran/ pembau (mercaptant). Umumnya digunakan untuk industri. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"><span>o<span>        </span></span></span><span><span lang="SV">LPG Butana, merupakan LPG yang mengandung butana 97,5% volume dan ditambahkan dengan odoran/ pembau (mercaptant). Umumnya digunakan untuk industri</span></span></p>
<p><strong><span lang="SV">Harga </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">Harga gas alam menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat. Hal ini dapat dilihat dari data nilai indeks harga gas alam internasional yang masuk ke US. Kecnderungan ini dapat diakibatkan karena makin banyaknya kebutuhan yang terus meningkat dari tiap negara dan cadangan gas alam dunia yang terus menurun.</span></p>
<p><span>Tabel 3. Harga Natural Gas import </span><span>U.S.</span><span> (Dollars per Thousand Cubic Feet)</span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="637">
<tbody>
<tr>
<td width="57">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Year</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Jan</span></strong></p>
</td>
<td width="44">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Feb</span></strong></p>
</td>
<td width="44">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Mar</span></strong></p>
</td>
<td width="44">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Apr</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>May</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Jun</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Jul</span></strong></p>
</td>
<td width="44">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Aug</span></strong></p>
</td>
<td width="44">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Sep</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Oct</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Nov</span></strong></p>
</td>
<td width="52">
<p class="MsoNormal" align="center"><strong><span>Dec</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1989</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.72</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.88</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.81</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.73</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.76</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.81</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.75</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.77</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.77</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.78</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.91</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.99</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1990</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.12</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.10</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.99</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.82</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.79</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.79</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.83</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.78</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.80</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.84</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.12</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.13</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1991</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.11</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.92</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.86</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.79</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.74</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.72</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.68</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.60</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.67</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.80</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.91</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.98</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1992</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.98</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.68</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.65</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.63</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.66</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.77</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.70</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.83</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.96</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.22</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.96</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.13</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1993</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.07</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.89</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.94</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.03</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.17</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.98</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.92</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.97</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.09</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.93</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.07</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.27</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1994</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.11</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.24</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.21</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.96</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.94</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.77</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.82</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.76</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.66</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.54</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.71</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.72</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1995</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.60</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.46</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.40</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.37</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.46</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.47</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.40</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.34</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.43</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.48</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.61</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.80</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1996</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.09</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.95</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.92</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.87</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.72</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.70</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.84</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.80</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.62</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.71</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.26</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.00</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1997</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.26</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.52</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.72</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.67</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.83</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.88</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.84</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.83</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.01</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.33</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.72</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.19</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1998</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.08</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.94</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.98</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.04</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.02</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.88</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.97</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.82</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.68</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.93</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.12</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.16</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  1999</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.03</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.93</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.80</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>1.85</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.17</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.13</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.18</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.39</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.63</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.50</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.85</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.34</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2000</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.44</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.60</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.61</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.86</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.05</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.87</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.94</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.62</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.15</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.16</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.86</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.35</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2001</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>9.47</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.45</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.42</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.35</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.95</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.94</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.17</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.14</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.63</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.14</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.95</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.68</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2002</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.73</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.32</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.61</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.27</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.25</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.08</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.84</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>2.70</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.06</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>3.56</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.04</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.20</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2003</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.89</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.71</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.61</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.00</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.04</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.53</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.11</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.54</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.67</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.48</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.51</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.08</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2004</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.98</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.67</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.15</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.21</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.63</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.06</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.75</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.62</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.96</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.38</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.98</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.96</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2005</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.30</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.14</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.24</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.92</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.58</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.35</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.82</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.50</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>9.96</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>11.99</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>11.31</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>10.91</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2006</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>10.11</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.96</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.00</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.73</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.53</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.83</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.95</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.74</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.83</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>4.88</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.24</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.60</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2007</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.50</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.39</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.45</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.24</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.45</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.32</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.56</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.00</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>5.49</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>6.35</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.21</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.51</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="57" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>  2008</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.66</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>8.35</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>9.03</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>9.61</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>10.80</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>11.71</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>11.79</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>8.67</span></p>
</td>
<td width="44" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>7.54</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>NA</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>NA</span></p>
</td>
<td width="52" valign="bottom">
<p class="MsoNormal"><span>NA</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong><span>Referensi</span></strong></p>
<p><span>http://www.naturalgas.org/environment/technology.asp</span></p>
<p><span>http://www.chromatography-online.org/topics/chromatograph.html</span></p>
<p><span>http://en.wikipedia.org/wiki/Chromatography</span></p>
<p><span>http://budhisantoso97.wordpress.com/2008/12/17/analisis-hidrokarbon-menggunakan-gas-kromatografi/</span></p>
<p><span>http://shcommunity.wordpress.com/2008/10/19/gas-alam/</span></p>
<p><span>http://shcommunity.wordpress.com/2008/10/18/gas-alam-cair-lng/</span></p>
<p><span>http://shcommunity.wordpress.com/2008/10/16/gas-bumi/</span></p>
<p><span>http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_alam</span></p>
<p><span>http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_alam_cair</span></p>
<p><span>http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_alam_terkompresi</span></p>
<p><span>http://www.usembassyjakarta.org/econ/natural_gas2003.html</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=349&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/gas-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vanbigbro.files.wordpress.com/2009/04/proses.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">proses</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Batubara</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/batubara/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/batubara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 08:56:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[ke--Teknik--an]]></category>
		<category><![CDATA[Batubara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[Proses pembentukan batubara Batubara  merupakan bahan bakar fosil  yang diartikan secara umum sebagai batuan sedimen yang mudah terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan. Sekitar 50%-70% berat volume batubara merupakan karbonan termasuk inherent moisture. Bahan organik utamanya yaitu tumbuhan yang dapat berupa jejak kulit pohon, daun, akar, struktur kayu, spora, polen, damar, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=346&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Proses pembentukan batubara</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Batubara  merupakan bahan bakar fosil  yang diartikan secara umum sebagai batuan sedimen yang mudah terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan. Sekitar 50%-70% berat volume batubara merupakan karbonan termasuk <em>inherent moisture</em>. Bahan organik utamanya yaitu tumbuhan yang dapat berupa jejak kulit pohon, daun, akar, struktur kayu, spora, polen, damar, dan lain-lain. Selanjutnya bahan organik tersebut mengalami berbagai tingkat pembusukan (dekomposisi) menyebabkan perubahan sifat-sifat fisik dan kimia sebelum dan sesudah tertutup oleh endapan lainnya.</p>
<p>Proses pembentukan batubara terdiri dari dua tahap yaitu</p>
<p style="text-align:justify;">1.      Tahap penggambutan <em>(peatification)</em> adalah tahap dimana sisa-sisa tumbuhan yang terakumulasi tersimpan dalam kondisi reduksi di daerah rawa dengan sistem pengeringan yang buruk dan selalu tergenang air pada kedalaman 0,5 – 10 meter. Material tumbuhan yang busuk ini melepaskan H, N, O, dan C dalam bentuk senyawa CO2, H2O, dan NH3 untuk menjadi humus. Selanjutnya oleh bakteri anaerobik dan fungi diubah menjadi gambut.</p>
<p><!--Lanjut...--><span id="more-346"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="SV">2.      </span>Tahap pembatubaraan <em>(coalification)</em> merupakan gabungan proses biologi, kimia, dan fisika yang terjadi karena pengaruh pembebanan dari sedimen yang menutupinya, temperatur, tekanan, dan waktu terhadap komponen organik dari gambut. <span lang="SV">Pada tahap ini prosentase karbon akan meningkat, sedangkan prosentase hidrogen dan oksigen akan berkurang. Proses ini akan menghasilkan batubara dalam berbagai tingkat kematangan material organiknya mulai dari lignit, sub bituminus, bituminus, semi antrasit, antrasit, hingga meta antrasit.</span></p>
<p><strong>Jenis-jenis batubara dan penggunaannya</strong></p>
<p><span lang="SV">Klasifikasi berdasarkan kualitas batubara yaitu:</span></p>
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;">a.      <strong>Gambut</strong> (<em>peat</em>): Golongan ini sebenarnya belum termasuk jenis batubara, tapi merupakan bahan bakar dan merupakan fase awal dari proses pembentukan batubara. <span lang="SV">Endapan ini masih memperlihatkan sifat asal dari bahan dasarnya (tumbuh-tumbuhan).</span></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;">b.      <strong>Lignit </strong>(Batubara Coklat, “<em>Brown Coal</em>”) : Golongan ini sudah memperlihatkan struktur kekar dan gejala pelapisan. <span lang="SV">Apabila dikeringkan maka gas dan airnya akan keluar. Endapan ini bisa dimanfaatkan secara terbatas untuk kepentingan yang bersifat sederhana, karena panas yang dikeluarkan sangat rendah.</span></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;">c.       <strong><em>Sub-Bituminous</em></strong><strong> (<em>Bitumen</em></strong> Menengah): Golongan ini memiliki ciri-ciri yaitu warna yang kehitam-hitaman dan sudah mengandung lilin. Ciri lain adalah sisa bagian tumbuh-tumbuhan tinggal sedikit. Endapan ini dapat digunakan untuk pemanfaatan pembakaran yang cukup dengan temperatur rendah, biasanya digunakan untuk bahan bakar boiler low pressure atau boiler tipe fluidized bed boiler.</p>
<p class="ListParagraphCxSpLast"> </p>
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;"><em><span lang="SV">a.       </span></em><strong><em>Bituminous</em></strong><em> : </em>Golongan ini dicirikan dengan sifat-sifat yang padat, hitam, rapuh (<em>brittle</em>) dengan membentuk bongkah-bongkah <em>prismatik</em>. <span lang="SV">Berlapis dan tidak mengeluarkan gas dan air bila dikeringkan. Endapan ini dapat digunakan antara lain untuk kepentingan transportasi dan jenis industri kecil. Contoh penggunaan pada kereta api kuno dengan bahan bakar batubara, boiler industri baik yang high pressure maupun low pressure. Pada penggunaan di <em>boiler high pressure</em> khususnya jenis <em>pulverized coal boiler</em> biasanya dicampur dengan batubara yang lebih baik. <em></em></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;"><em>b.       </em><strong><em><span lang="SV">Antrasite</span></em></strong><em><span lang="SV"> : </span></em><span lang="SV">Golongan ini berwarna hitam, keras, kilap tinggi, dan pecahannya memperlihatkan pecahan <em>chocoidal</em>. Pada proses pembakaran memperlihatkan warna biru dengan derajat pemanasan yang tinggi. Digunakan untuk berbagai macam industry besar yang memerlukan temperatur tinggi.</span><em></em></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle"><strong><span lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle"><strong><span lang="SV">Distribusi batubara</span></strong></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Untuk mendistribusikan batubara dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung jarak yang ditempuh. Untuk jarak dekat umunya distribusi dilakukan dengan menggunakan ban berjalan (</span><em><span lang="SV">conveyor</span></em><span lang="SV">) atau menggunakan truk. Untuk distribusi lebih jauh dilakukan menggunakan kereta api dan kapal tongkang. Untuk distribusi internasional semua manggunakan kapal laut besar dengan muatan berkisar  dari Handymax (40.000-60.000 DWT), Panamax (60.000-80.000 DWT), sampai (80.000 DWT lebih). </span></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast"><strong><span lang="SV">Pengujian dan analisa batubara </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">1.      </span><span lang="SV">Normal Test merupakan pengujian yang dilakukan pada batubara yang baru datang. Pengujian ini untuk mengetahui nilai-nilai parameter batubara, diantaranya nilai kalor total (CV), kandungan air total batubara (TM), air bawaan batubara (IM), kandungan zat terbang batubara (VM), kandungan abu batubara (Ash), kandungan sulfur total batubara (Sulphur), dan penentuan kandungan karbon (FC).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">2.      </span><span lang="SV">Quick Test, pengujian ini hanya untuk mengetahui nilai kalor total batubara (CV [%AR])), dan kandungan air total batubara (TM). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Penggolongan analisa lain berdasarkan analisa kimia yaitu:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Analisis      proksimat dilakukan untuk menentukan jumlah<em> </em>air, zat terbang, karbon padat, dan kadar abu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Analisis      ultimat dilakukan untuk menentukan kandungan unsur kimia pada batubara      seperti : karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur, unsur tambahan dan      juga unsur jarang</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Kandungan pada batubara</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span lang="SV">Heating Value </span></em></strong><strong><span lang="SV">(HV)</span></strong><span lang="SV"> (<em>calorific value/</em>Nilai kalori) : Banyaknya jumlah kalori yang dihasilkan oleh batubara tiap satuan berat dinyatakan dalam kkal/kg.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span lang="SV">Moisture Content </span></em></strong><em><span lang="SV">(</span></em><span lang="SV">kelembabpan<em>) : </em>Kelembabpan batubara ditentukan oleh jumlah kandungan air yang terdapat dalam batubara. Kandungan air dalam batubara dapat berbentuk air <em>internal</em> (air senyawa/unsur), yaitu air yang terikat secara kimiawi. Jenis air ini sulit dihilangkan tetapi dapat dikurangi dengan cara memperkecil ukuran butir batubara. Jenis air yang kedua adalah air <em>eksternal</em>, yaitu air yang menempel pada permukaan butir batubara. Batubara mempunyai sifat hidrofobik yaitu ketika batubara dikeringkan, maka batubara tersebut sulit menyerap air, sehingga tidak akan menambah jumlah air <em>internal</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span lang="SV">Ash content</span></em></strong><span lang="SV"> (kandungan abu) : Komposisi batubara bersifat heterogen, terdiri dari unsur organik dan senyawa anorgani, yang merupakan hasil rombakan batuan yang ada di sekitarnya, bercampur selama proses transportasi, sedimentasi dan proses pembatubaraan. Abu hasil dari pembakaran batubara ini, yang dikenal sebagai <em>ash content</em>. Abu ini merupakan kumpulan dari bahan-bahan pembentuk batubara yang tidak dapat terbaka atau yang dioksidasi oleh oksigen. Bahan sisa dalam bentuk padatan ini antara lain senyawa SiO<sub>2</sub>, Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub>, TiO<sub>3</sub>, Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub>, CaO, Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub>, MgO, K<sub>2</sub>O, Na<sub>2</sub>O, P<sub>2</sub>O, SO<sub>3</sub>, dan oksida unsur lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><em><span lang="SV">Sulfur Content</span></em></strong><em><span lang="SV"> </span></em><span lang="SV">(Kandungan Sulfur) : Belerang yang terdapat dalam batubara dibedakan menjadi 2 yaitu dalam bentuk senyawa organik dan anorganik. Beleranga dalam bentuk anorganik dapat dijumpai dalam bentuk pirit (FeS<sub>2</sub>), markasit (FeS<sub>2</sub>), atau dalam bentuk sulfat. Mineral pirit dan makasit sangat umum terbentuk pada kondisi sedimentasi rawa (reduktif). Belerang organik terbentuk selama terjadinya proses coalification. Adanya kandungan sulfur, baik dalam bentuk organik maupun anorganik di atmosfer dipicu oleh keberadaan air hujan, mengakibatkan terbentuk air asam. Air asam ini dapat merusak bangunan, tumbuhan dan biota lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Hasil pembakaran batubara</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Pembakaran batubara menghasilkan limbah yang lebih banyak dibandingkan bahan bakar minyak dan gas. Limbah batubara dapat berupa limbah padat batubara (<em>bottom ash</em>), abu terbang (<em>fly ash</em>)<em> </em>maupun lumpur flue gas desulfurization. Pembakaran batubara akan menghasilkan abu, gas-gas oksida belerang (SO<sub>X</sub>), oksida nitrogen (NO<sub>X</sub>), gas hidrokarbon, karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO<sub>2</sub>).</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Abu</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Abu batubara adalah bagian dari sisa pembakaran batubara pada boiler berbentuk partikel halus amorf dan bersifat Pozzolan, berarti abu tersebut dapat bereaksi dengan kapur pada suhu kamar dengan media air membentuk senyawa yang bersifat mengikat. Dengan adanya sifat pozzolan tersebut abu terbang mempunyai prospek untuk digunakan berbagai keperluan bangunan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Abu terbentuk dari perubahan bahan mineral (<em>miniral matter</em>) karena proses pembakaran. Pada pembakaran batubara dalam pembangkit tenaga listrik terbentuk dua jenis abu yakni abu terbang (<em>fly ash</em>) dan abu dasar (<em>bottom ash</em>). Komposisi antara abu terbang dan abu dasar tergantung sistem pembakarannya. Dalam tungku <em>pulverized coal</em> sistem basah antara 45-55 %, dan tungku <em>underfeed stoker</em> 30-80 % dari total abu batubara. </span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Oksida Belerang</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Belerang terdapat pada batubara dengan kadar bervariasi, jauh di bawah 1% sampai lebih dari 4%. Unsur ini terdapat dalam batubara dalam 3 bentuk yakni belerang organik, pirit dan sulfat, belerang organik dan belerang pirit merupakan sumber utama emisi oksida belerang. Dalam pembakaran batubara, semua belerang organik dan sebagian belerang pirit menjadi SO<sub>2</sub>. Oksida belerang ini selanjutnya dapat teroksidasi menjadi SO<sub>3</sub>. Sedangkan belerang sulfat disamping stabil dan sulit menjadi oksida belerang, kadar relatifnya sangat rendah dibanding belerang bentuk lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oksida-oksida belerang yang terbawa gas buang dapat bereaksi dengan lelehan abu yang menempel dinding tungku maupun pipa boiler sehingga menyebabkan korosi. <span lang="SV">Sebagian SO<sub>2</sub> yang diemisikan ke udara dapat teroksidasi menjadi SO<sub>3</sub> yang apabila bereaksi dengan uap air menjadi kabut asam sehingga menimbulkan turunnya hujan asam.</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Oksida Nitrogen</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Nitrogen umumnya terikat dengan material organik dalam batubara dan kadarnya kurang dari 2%. Pada pembakaran, nitrogen akan dirubah menjadi oksida nitrogen dan disebut NOx. Selain nitrogen dari batubara, NOx juga dapat terbentuk dari nitrogen dalam udara pembakaran. Zat nitrogen oksida ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru. Setelah bereaksi di atmosfer, zat ini membentuk partikel-partikel nitrat amat halus yang menembus bagian terdalam paru-paru. </span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Karbon Monoksida</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Gas karbon monoksida (CO) terbentuk pada pembakaran tidak sempurna. </span><span lang="SV">Gas ini  dihasilkan dari proses oksidasi bahan bakar yang tidak sempurna. </span>Gas ini bersifat tidak berwarna, tidak berbau, tidak menyebabkan iritasi. Reaksi yang tidak sempurna antara karbon dan oksigen adalah sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal">C + ½ O<sub>2</sub> → CO</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Selain menghasilkan energi lebih rendah, gas CO merupakan polutan yang dapat mencemari lingkungan terutama untuk para pekerja di lingkungan tertutup. Untuk pembakaran batubara dalam pembangkit listik yang modern, pembentukan CO biasanya kecil sehingga tidak perlu dikhawatirkan karena jumlah oksigen (udara) yang dipasok biasanya sudah dihitung dan dipasok berlebih.</p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Asap dan Gas Hidrokarbon</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Asap dan gas hidrokarbon terbentuk pada pembakaran yang sangat tidak sempurna. Asap terutama terdiri dari partikel-partikel karbon yang tidak terbakar. Sedangkan gas-gas hidrokarbon adalah senyawa-senyawa karbon dan hidrogen hasil pemecahan bahan organik batubara yang belum mengalami oksida oksigen lebih lanjut. Seperti karbon monoksida, pembentukan asap dan gas-gas hidrokarbon menyebabkan rendahnya efisiensi pembakaran bahkan jauh lebih rendah dari yang diakibatkan oleh pembentukan karbon monoksida.</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Karbon Dioksida</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-GB">Dalam pembakaran bahan bakar fosil seperti batubara, tujuan utamanya adalah semaksimal mungkin mengkonversikan unsur utama dalam batubara yakni C (karbon) menjadi CO<sub>2</sub> sehingga dihasilkan energi yang tinggi. Dikarenakan batubara mengandung kadar karbon paling tinggi dibanding bahan bakar fosil lainnya seperti minyak dan gas, maka pembakaran batubara dianggap merupakan sumber emisi CO<sub>2</sub> terbesar.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="EN-GB">Teknologi penanganan abu </span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sisa pembakaran batubara berupa abu, baik itu <em>fly ash</em> dan <em>bottom ash</em> harus dikelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Teknologi yang saat ini umum digunakan untuk menggelola abu sisa pembakaran yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em>1.      </em><em>Mechanical collection</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>2.      </em><em>Sidestream Separator </em></p>
<p class="MsoNormal">3.      <em>Baghouse</em> : udara yang mengandung abu dihisap kedalam tas-tas penyimpanan (seperti prinsip kerja vacuum cleaner).</p>
<p class="MsoNormal">4.      <em>Wet Scrubber</em> : alat ini menyebabkan abu terbang bercampur dengan air dengan laju aliran yang tinggi, lalu air yang telah tercemar abu akan dilirkan menuju tempat pembuangan dan pengolahan air.</p>
<p class="MsoNormal">5.      <em>Electrostatic Precipitator</em> : metode untuk menangkap abu sebelum udara hasil pembakaran batubara dibuang be cerobang asap. ESP terdiri dari electrode positif dan negative untuk menangkap abu terbang.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Harga batubara</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Salah satu badan di Indonesia yang menentukan penetapan harga untuk betubara (Indonesian Coal Index) yaitu PT. Coalindo Energy. Dengan adanya ICI ini, harga batubara Indonesia tidak begitu bergantung pada harga batubara internasional karena Indonesia mampu menjadi negara yang menentukan harga batubara yang diprosuksinya, maka Indonesia memiliki patokan harga pasar domestic dan internasional.</p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Berikut daftar harga rata-rata bulanan yang dikeluarkan PT. Coalindo pada tanggal 8 Agustus 2008</span></p>
<table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="4" width="638" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Harga rata-tara bulanan</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">May</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">Juni</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">Juli</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Indonesian 6300 Kcal</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">118.29</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">126.82</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">149.77</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Indonesian 5800 Kcal</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">89.37</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">97.74</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">113.73</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Indonesian 5000 Kcal</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">69.50</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">77.07</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">86.18</span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Indonesian 4200 Kcal</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">n.a</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">n.a</span></p>
</td>
<td width="160" valign="top">
<p class="MsoNormal" align="center"><span lang="SV">n.a</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Referensi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">http://www.wordcoal.org/</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">http://majarimagazine.com/</span></p>
<p class="MsoNormal">http://id.wikipedia.org/wiki/Batubara_%28disambiguasi%29</p>
<p class="MsoNormal">PT. Coalindo Energi Website –Indonesian Coal Index (http://www.coalindoenergy.com)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/346/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/346/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=346&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/04/01/batubara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makin Gemuk, Sperma Makin Sedikit</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/16/makin-gemuk-sperma-makin-sedikit/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/16/makin-gemuk-sperma-makin-sedikit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 06:25:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[kEsEhAtan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Kompas.com nulis ini&#8230;&#8230; buat yang gemuk-gemuk ati-ati&#8230;. ya klo gw si percaya g percaya PRIA yang kegemukan ternyata punya kemungkinan tiga kali lebih besar memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Hal itu disimpulkan dari studi yang disiarkan di Jurnal Fertility and Sterility dan dikutip Xinhua. &#8220;Pria dengan bobot berat menghadapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=343&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kompas.com nulis ini&#8230;&#8230;  buat yang gemuk-gemuk ati-ati&#8230;. ya klo gw si percaya g percaya</p>
<p><strong>PRIA </strong>yang kegemukan ternyata punya kemungkinan tiga kali lebih besar memiliki lebih sedikit sperma dibandingkan dengan pria dengan berat tubuh normal. Hal itu disimpulkan dari studi yang disiarkan di Jurnal Fertility and Sterility dan dikutip Xinhua.</p>
<p>&#8220;Pria dengan bobot berat menghadapi resiko tiga kali lipat memiliki sedikit sperma motil progresif,&#8221; ungkap temuan studi Dr. Ahmad O. Hammoud dari University of Utah, Salt Lake City, dan rekannya.</p>
<p>&#8220;Ada hubungan kuat antara kelebihan berat badan serta kegemukan dan perubahan parameter sperma,&#8221; kata Hammoud dan timnya.</p>
<p><span id="more-343"></span></p>
<p>Kegemukan mungkin merusak kesuburan pada pria, kata para peneliti tersebut, sementara peningkatan lemak tubuh dapat memberi sumbangan pada tingkat tertosterone yang lebih rendah dan tingkat estrogen yang lebih tinggi.</p>
<p>Untuk mengkaji bagaimana indeks massa tubuh (BMI) mempengaruhi kualitas sperma, mereka mengevaluasi 390 pria yang berusaha menjalani perawatan kesuburan dengan pasangan mereka selama kurun waktu dua tahun.</p>
<p>Sebanyak 24 persen pria memiliki berat normal, sedangkan 43 persen memiliki kelebihan berat badan, dan 33 persen kegemukan. Secara keseluruhan, 10.5 persen memiliki sedikit jumlah sperma.</p>
<p>Prevalensi jumlah sperma yang rendah muncul saat BMI meningkat; pria kegemukan 3,3 kali lebih mungkin untuk memiliki sedikit jumlah sperma dibandingkan dengan pria dengan berat normal.</p>
<p>Risiko memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif juga naik sejalan dengan BMI; pria yang sangat gemuk 3,4 kali lebih mungkin dibandingkan dengan pria bertubuh normal untuk memiliki sedikit jumlah sperma mobil progresif.</p>
<p>Pria yang bertubuh sangat gemuk juga 1,6 kali lipat lebih mungkin memiliki sperma berbentuk tidak normal jika dibandingkan dengan pria yang kelebihan berat badan atau berat normal.</p>
<p>Kenyataan itu membuat lebih mungkin bahwa kelompok studi tersebut memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibandingkan pria pada umumnya, kata Hammoud dan rekannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/343/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/343/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=343&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/16/makin-gemuk-sperma-makin-sedikit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ejakulasi Bikin Pria Berumur Pendek?</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/08/ejakulasi-bikin-pria-berumur-pendek/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/08/ejakulasi-bikin-pria-berumur-pendek/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 10:31:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[kEsEhAtan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Baca judul ini&#8230; hayo lohhhhh&#8230;.. buat cowok-cowok yang suka ngelamun jorok&#8230;. ati-ati. hehehehe taukah apa itu air mani?air mani atau semen merupakan cairan yang dikeluarkan laki-laki saat ejakulasiir, Amani atau semen yang dikeluarkan saat ejakulasi itu berisi vitamin, mineral, protein, dan kalori yang dibutuhkan sperma agar tetap gesit berenang melewati vagina untuk membuahi sel telur. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=340&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baca judul ini&#8230; hayo lohhhhh&#8230;.. buat cowok-cowok yang suka ngelamun jorok&#8230;. ati-ati. hehehehe</p>
<p>taukah apa itu air mani?air mani atau semen merupakan cairan yang dikeluarkan laki-laki saat ejakulasiir, Amani atau semen yang dikeluarkan saat ejakulasi itu berisi vitamin, mineral, protein, dan kalori yang dibutuhkan sperma agar tetap gesit berenang melewati vagina untuk membuahi sel telur. “Sel prostat pada pria juga menghasilkan zat alkalin yang tugasnya menjaga supaya sperma bisa tetap hidup melewati vagina yang sifatnya asam,” kata konsultan seks yang sering tampil di Lativi ini</p>
<p><span id="more-340"></span></p>
<p>Gara-gara urusan ejakulasi ini, usia harapan hidup pria jadi lebih pendek enam tahun dibandingkan dengan perempuan. “Sehabis ejakulasi, pria selalu kelelahan. Pasalnya, air mani yang jumlahnya sekitar 5 ml setiap ejakulasi itu mengandung zinc, selenium, protein, vitamin A, C, E, dan gula.</p>
<p>Terbuangnya berbagai zat gizi itu lewat ejakulasi menimbulkan rasa lelah, lemas, dan lapar berkepanjangan. Dilaporkan, energi yang terbuang saat berhubungan seks adalah sebesar 36 kalori atau setara dengan berlari sepanjang 1,5 km,” ujar Dr Loetan saat berbicara di peluncuran produk NuMEN Z.</p>
<p>Telur setengah matang dan susu telur madu jahe (STMJ) tampaknya menjadi pilihan yang pas untuk isi ulang zat-zat gizi yang dibuang tadi. “Telur memang mengandung banyak protein dan di dalamnya terdapat zat gizi seperti yang dibuang saat ejakulasi. Bila ingin mendapatkan semua zat gizi dalam telur, cara makannya harus dalam keadaan mentah. Pemanasan dapat mengurangi nilai gizinya,” kata Diah Kusuma Dewi, S.Si, Apt, dari farmakolog dari PT Navita Inti Prima.</p>
<p>Namun, kebiasaan mengasup telur setengah matang, apalagi yang berlebihan, bisa menyebabkan efek samping tak menyenangkan. Kadar kolesterol tinggi dalam telur bisa menyebabkan hiperkolesterol atau kolesterol berlebih. Kandungan avidin dalam telur juga bisa menimbulkan kebotakan. Kebiasaan makan telur mentah juga bisa menyebabkan penyakit tifus karena kulit telur mentah merupakan sarang kuman Salmonella.</p>
<p>Semakin sering melakukan ejakulasi, kata Dr Loetan, air mani akan semakin encer. “Jumlah air mani yang ideal adalah sebesar satu sendok makan. Kuantitas dan kualitasnya amat ditentukan oleh kualitas makanan yang diasup. Tentu harus mengasup gizi seimbang, gaya hidup yang sehat tanpa rokok dan alkohol, apalagi narkoba. Kemudian tidur cukup, rajin berolahraga, dan menghindari polusi,” paparnya</p>
<p>www.kompas.com/read</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/340/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/340/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=340&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/08/ejakulasi-bikin-pria-berumur-pendek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Sehat dengan Berpenampilan Lebih Baik Bagi Wanita</title>
		<link>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/07/tips-sehat-dengan-berpenampilan-lebih-baik-bagi-wanita/</link>
		<comments>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/07/tips-sehat-dengan-berpenampilan-lebih-baik-bagi-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 10:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>van</dc:creator>
				<category><![CDATA[kEsEhAtan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vanbigbro.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Yang satu ini buat cewek-cewek yang pengen sehat and punya penampilan menarik. Tidak perlu buang-buang uang Anda untuk pergi ke dokter. Anda cukup melakukannya di rumah saja dengan cara memperhatikan penampilan Anda American Cancer Society (ACS) memiliki tips yang menarik buat para wanita agar terlihat cantik dan lebih baik. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=336&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang satu ini buat cewek-cewek yang pengen sehat and punya penampilan menarik. Tidak perlu buang-buang uang Anda untuk pergi ke dokter. Anda cukup melakukannya di rumah saja dengan cara memperhatikan penampilan Anda</p>
<p>American Cancer Society (ACS) memiliki tips yang menarik buat para wanita agar terlihat cantik dan lebih baik. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda ikuti seperti dilansir yahoonews, Rabu (7/1/2009).(www.detiknet.com)</p>
<p style="padding-left:30px;">1. Luangkan waktu anda untuk mencukur bulu kaki anda dan keramaslah rambut Anda.(Buat yang punya bulu ketek alias ketiak, cukur juga ya!!! jangan sampe tu bulu menyembul keluar baju) Bila perlu, pakailah wig untuk menjaga penampilan rambut Anda saat bepergian.</p>
<p style="padding-left:30px;"><span id="more-336"></span>2. Gunakan pakaian baru setiap hari. Bila perlu, Anda bisa ke tukang jahit untuk membuat baju lama anda terlihat lebih pas. (untuk yang ini ga perlu maksain,,, jangan sampe ngejual barang-barang dirumah cuma buat beli baju)</p>
<p style="padding-left:30px;">3. Lakukan perawatan tubuh sesekali, seperti pijat dan perawatan muka. Bagi Anda yang memiliki kuku panjang, rawatlah kuku Anda dengan melakukan pedikur dan menikur.</p>
<p style="padding-left:30px;">4. Berolahraga setiap hari bisa membuat wajah anda lebih segar. Lakukan jalan cepat jika dianjurkan oleh dokter Anda.</p>
<p style="padding-left:30px;">5. Biasakan menggosok gigi anda setiap waktu sehabis makan dan sebelum tidur. Dan periksa gigi anda secara teratur ke dokter gigi. Terakhir, tidur yang cukup agar Anda tampak segar esok hari dan siap beraktifitas kembali.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vanbigbro.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vanbigbro.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vanbigbro.wordpress.com&amp;blog=5247376&amp;post=336&amp;subd=vanbigbro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vanbigbro.wordpress.com/2009/01/07/tips-sehat-dengan-berpenampilan-lebih-baik-bagi-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f273e5466f21869e546f53cf0ebb89ab?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">van</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
