Fun for Future

MAKE YOUR DREAMS COME TRUE

Archive for the ‘ke–Teknik–an’ Category

Gas Alam

Posted by van on April 1, 2009

GAS ALAM

Komposisi

Gas alam seperti juga minyak bumi adalah bahan bakar fosil yang merupakan senyawa hidrokarbon (CnH2n+2) dan terdiri dari campuran beberapa macam gas hidrokarbon yang mudah terbakar dan non-hidrokarbon seperti N2, CO2 dan H2S. Umumnya gas yang terbentuk sebagian besar dari metan (CH4), dan dapat juga etan (C2H6) dan propan (C3H8).

Gas alam yang didapat dari dalam sumur bumi, biasanya bersama dengan minyak bumi. Gas ini disebut sebagai gas associated. Ada juga sumur yang khusus menghasilkan gas, sehingga gas yang dihasilkan disebut gas non associated. Setelah dikeluarkan kepermukaan bumi, gas diproses untuk menghilangkan impurities seperti air, gas-gas lain, pasir dan senyawa lain. Beberapa gas hidrokarbon seperti propan (C3H8) dan butan (C4H10) dipisahkan dan dijual secara terpisah. Setelah diproses, gas alam yang bersih ditransmisikan ke titik-titik penggunaan melalui jaringan pipa yang jauhnya dapat mencapai ribuan kilometer. Gas alam yang dikirim melalui pipa tersebut merupakan gas alam dalam bentuk murni dan gas alam yang dikirim tersebut merupakan ‘dry gas’

Read the rest of this entry »

Advertisements

Posted in ke--Teknik--an | Tagged: | 3 Comments »

Batubara

Posted by van on April 1, 2009

Proses pembentukan batubara

Batubara  merupakan bahan bakar fosil  yang diartikan secara umum sebagai batuan sedimen yang mudah terbakar, terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan. Sekitar 50%-70% berat volume batubara merupakan karbonan termasuk inherent moisture. Bahan organik utamanya yaitu tumbuhan yang dapat berupa jejak kulit pohon, daun, akar, struktur kayu, spora, polen, damar, dan lain-lain. Selanjutnya bahan organik tersebut mengalami berbagai tingkat pembusukan (dekomposisi) menyebabkan perubahan sifat-sifat fisik dan kimia sebelum dan sesudah tertutup oleh endapan lainnya.

Proses pembentukan batubara terdiri dari dua tahap yaitu

1.      Tahap penggambutan (peatification) adalah tahap dimana sisa-sisa tumbuhan yang terakumulasi tersimpan dalam kondisi reduksi di daerah rawa dengan sistem pengeringan yang buruk dan selalu tergenang air pada kedalaman 0,5 – 10 meter. Material tumbuhan yang busuk ini melepaskan H, N, O, dan C dalam bentuk senyawa CO2, H2O, dan NH3 untuk menjadi humus. Selanjutnya oleh bakteri anaerobik dan fungi diubah menjadi gambut.

Read the rest of this entry »

Posted in ke--Teknik--an | Tagged: | 1 Comment »

Steam Power Plant

Posted by van on October 29, 2008

Siklus Uap

Siklus dasar yang digunakan pada Steam Power Plant adalah siklus Rankine, dengan komponen utama boiler, turbin uap dan kondenser

Siklus sederhana steam power plant dan siklus Rankin sederhana

Lanjut…

Posted in ke--Teknik--an | Tagged: | 7 Comments »

Gas Power Plant

Posted by van on October 29, 2008

Turbin gas banyak digunakan oleh pesawat terbang, helikopter dan pembangkit energi listrik skala kecil. Turbin gas digunakan karena memiliki kelebihan.

Daya yang dihasil kan turbin gas lebih banyak dibandingkan dengan mesin siklus 4 atau 2 tak dengan berat mesin yang sama. A rtinya dengan berat yang sama daya yang dihasilkan turbin gas lebih banyak, oleh karena itu turbin gas banyak digu

nakan untuk alat transportasi seperti yang disebutkan diatas.

Posted in ke--Teknik--an | Tagged: | 2 Comments »

Lubrication Oil (Minyak Pelumas)

Posted by van on October 29, 2008

Dua jenis minyak pelumas adalah minyak mineral dan minyak sintesis. Minyak pelumas mineral adalah jenis pelumas yang banyak digunakan pada unit pembangkit dan merupakan hasil sampingan dari penyulingan minyak mentah. Minyak pelumas mineral hasil penyulingan tersebut disaring untuk mengeluarkan senyawa dan benda-benda asing lainnya. Proses ini menghasilkan beberapa tingkat minyak pelumas mineral yang berbeda. Tingkat tersebut ditentukan oleh jumlah proses penyulingan dan jenis minyak mentah yang disuling.

Lanjut…

Posted in ke--Teknik--an | Tagged: | Leave a Comment »